https://beta.publishers.adsterra.com/websites TRANSPARANSI.: August 2014

Lembaga Anak Indonesia Mengawasi Pendidikan di era Keterbukaan Informasi Publik

Medan; Transparansi-publik/Agustus/14)

 Lembaga Anak Indonesia Mengawasi Pendidikan di era Keterbukaan Informasi Publik
 Mari Kita Awasi Dana BOS ! 

Lembaga Swadaya Anak Indonesia ( L.A.I ) memiliki program spesial bagi para aktivist peduli pendidikan di seluruh Indonesia. Hal itu disampaikan pengurus LSM LAI Penebar Gemilang Harahap di Sekretariat Jalan Binjai Medan, Minggu 24 Agustus 2014. Gemilang menjelaskan program Pelatihan ini dikhususkan untuk melatih secara singkat, padat dan akurat bagaimana seseorang dimana saja berada di seluruh Indonesia untuk mampu menjadi seorang pengawas atau pemantau dalam penggunaan dana Pendidikan atau dana BOS disemua janjang sekolah SD-SMP dan SMU. Katanya menjelaskan.

Menurut Gilang , panggilan akrabnya sehari-hari, Dasar pemikiran LSM LAI menyiapkan pelatihan kader Pengawas atau pemantau penggunaan dana Bos itu dalam rangka mengimplimentasikan kepeduliaan LSM LAI terhadap kualitas pendidikan di seluruh Indonesia yang akan dimulai LAI sejak 17 Agustus 2014 bulan ini.
Ia meninci bahwa, Dana BOS perlu ada yang mengawasi dari unsur  orang tua murid atau masyarakat  agar  terjadi proses pendidikan  yang harmonis, sehingga kalau guru atau satuan pendidikan SD-SMP dan SLTA mendidik dengan adanya Anggaran APBN –APBD  yang cuku besar maka akan seimbang ( harmoni ) jika ada pihak yang menjalankan peran dan fungsi mengawasi. Bentuknya, LSM LAI akan melakukan tur keliling seluruh Kabupaten Kota di seluruh Indonesia guna melatih minim al satu orang kader pengawas untuk tiap satu Kecamatan/ Kota madya.
Menjawab apa tujuan yang hendak diraih oleh LSM LAI dalam program Peduli Pendidikan dengan bentuk melakukan pengawasn melalui kader pengawas yan akan dilatih antara lain adalah sbb :
-          Membantu Pemerintah Indonesia mengawasi efektivitas penggunaan dana bos.
-          Mengurangi Anak Usia sekolah yang putus sekolah
-          Menghidupkan adanya fungsi pengawasan masyarakat / orang tua sehingga satuan pendidikan  di  seluruh Indonesia merasa di awasi dimana efeknya Dana Bos benar-benar efektif tersalur kepada kualitas pendidikan itu sendiri.
Pengurus Pusat  LSM LAI lainnya , Zihan Isra dalam menjawab pertanyaan bagaimana strategi pelaksanaan pelatihan yang akan dilaksanakan LSM LAI, Zihan menjelaskan sbb : LSM LAI mengadakan perjalanan keliling ke kabupaten-kota yang ada di seluruh Indonesia berdasarkan prioritas kemudahan yang ada lebih dahulu. Yaitu Kemudahan sarana transportasi dari dan ke Kota Medan  ke Kabupaten Kota yang akan dikunjungi dalam rangka melatih kader Pengawas di kabupaten kota tertentu. Sebagimana pemisalan sebagai contoh, jelas Zihan, LSM LAI akan segera melakukan perjalanan Tur Pelatihan ke Kota Madya Batam Provinsi Kepulauan Riau pada bulan November 2014. Maka, imbuhnya semangat ,   sejak saat ini di bulan Agustus 2014 LSM LAI sedang menyiapkan sarana Transportasi berupa Tiket perjalan dan Kebutuhan Akomodasi dengan cara menjalin kemitraan dengan berbagai pihak. Antara lain disebutkan  menyurati atau mengirimkan Proposal kemitraan untuk mendapatkan partisipasi kepada Dunia Usaha di Kota Madya Batam tidak ketinggalan akan menyurati Camat Kecamatan di Kota Madya Batam sebagai bentuk pemberitahuan akan datang ke Batam dalam rangka tur Pelatihan Kader Peduli Pendidikan tersebut.
Dikatakan Edi Suhendra SE selaku Staff Khusus bahwa LSM LAI telah menyiapkan strategi Materi apa –apa saja yang disiapkan dalam melatih Kader, antara lain disebutnya sbb : 1. Pemahaman Peraturan Pemerintah ( PP ) No 71 tahun 2000 tentang tata cara pelaksanaan Peran serta  orang atau Lembaga Swadaya masyarakat dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, PP yang merupakan turunan dari UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberanatsan Tindak Pidana Korupsi. Ke 2 : UU No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Ke 3 : Juknis Penggunaan dana BOS tahun 2014 SD-SMP dan SMA disertai dengan transfer tip-triks segudang pengalaman LSM LAI dalam menjalankan pengawasan sejak tahun 2008 hingga saat ini. Proses pelatihan ilmu tips dan triks melakukan pengawasan dana pendidikan BOS itu kata Edi bisa dilakukan dalam waktu 2 x 24 jam karena untuk seterusnya kader yang telah dilatih akan dibimbing sembari malakukan advokasi. Adapun bimbingan yang dilakukandilakukan via Komunikasi Seluller dan Email serta perlindungan dari jaringan yang telah dimiliki LSM LAI baik dari unsur Pemerhati Kepolisian, Kejaksaan dan lainnya. Dengan begitu lanjut Edi, Kader akan benar-benar tumbuh hingga akhirnya bisa mandiri menjalankan peran pengawasan secara independen dengan membuka Kantor nya sendiri demi mengawal kualitas pendidikan di daerahnya berdomisili. Demikian Edi mengakhiri.

Ketua Umum atau Direktur program LSM LAI Suherly Harahap ( SH ) mengatakan bahwa, peserta kader pelatihan tidak dipungut bayaran sepeserpun karena biaya-biaya perjalanan, akomodasi dan lain-lainnya akan diupayakan dari hasil menjalin kerja sama partisipasi dengan lembaga, instansi, BUMN-BUMD, Perusahaan, Korporasi maupun Sosok Darmawan yang mau peduli dengan kualitas pendidikan di Kabupaten -Kota yang akan dikunjungi LSM LAI. Jadi, ajak Suherly Harahap, bagi teman-teman, adik-adik dan abang-abang, atau orang tua kami yang berminat ingin menjadi kader Pengawasan Pendidikandi seluruh Indonesia  di Kabupaten Kota tempat  tinggal nya silahkan kontak LSM LAI lewat kontak email sbb : awasipendidikanindonesia@gmail.com atau HP nomer 0852 6144 7221 dengan cara mengirim pesat SMS lebih dahulu.( Red-Trans-SH)  

Telkom Reg I Sumut membagi kasih Lembaga Anak Indonesia 1435 H



(transparansi-publik-ri).Senin, 04 Agustus 2014 .

Pengurus Lembaga Swadayas masyakat Anak Indonesia membagi-bagikan langsung sembako bantuan dari PT Telkom regional I Sumatera Utara. Bantuan sembako untuk di distribusikan oleh LSM LAI tersebut telah diterima Ketua LSM LAI Suherly Harahap di kantor Telkom Reg I Sumut pada tanggal 24 Juli 2014 Pukul 14.00 WIB di kantor Manager Telkom Regional I Sumatera Bapak Suteki di dampingi Bapak Seno staf Bina Lingkungan PT Telkom.  

Sehari menjelang Hari Raya 1435 H atau 28 Juli 2014  sejak diterimanya sembako tersebut langsung di distribusikan kepada kelompok dua’afa antara lain Janda , Anak yatim dan Keluarga dhu’afa yang terdata oleh LSM Lembaga Indonesia. Adapun jumlah total sembako dari PT Telkom Reg I Sumut adalah sbb : @10 Kg karung Beras ‘Kuku Balam Super ‘ sebanyak 20 Paket, Minyak Goreng merek Bimoli @ 2 Liter sebanyak 20 paket dan gula Pasir @ 1Kg sebanyak 20 Paket.  

Suherly Harahap didampingi M.Ichsan Wakil Sekretaris dan Penebar Gemilang staff Humas LSM LAI menyampaikan ungkapan terima kasih mereka yang dalam kepada Pimpinan dan staff PT Telkom Reg  Sumut atas kepekaannya menganalisa urgensitas kebutuhan warga kaum dhu’afa apalagi menjelang hari raya yang tinggal 2 hari lagi itu, kepada redaksi transparansi  ia  menyebutkan semua penerima distribusi adalah yang ada dalam data base Lembaga Swadaya Anak Indonesia termasuk dalam kartegori sangat membutuhkan saat yang tepat. Staff Humas Penebar Gemilang mengungkapkan harapan  nya semoga PT Telkom Regional I Sumatera Utara beserta staff-staffnya bil khusus di Medan selalu mendapat perlindungan dan kasih sayang Sang Khaliq yang Maha Kuasa atas segala sesuatu menjadi berkah dan rahmat lil alamain.  Doa semangatnya semoga PT Telkom Reg I Sumut tetap sukses, kuat berguna bagi masyatakat Indonesia dan makmurlah bangsa Indonesia karena Telkom Reg I sumut, imbuhnya semangat (SH).




















































  FOSTRAM:19NOV25. 1. Apakah tindakan penyidik membenarkan menangkap seseorang setelah wawancara?   Pada prinsipnya: diperbolehkan hanya...